Bagaimana Cara Menggapai Keyakinan Tentang Allah Ta'ala

Sebagian ahli maksiat kurang yakin akan janji Allah Ta'ala setelah taubat. Seluruh ahli kufur tidak yakin akan keberhakan Allah Ta'ala dari segi divinitas (rububiyyah) dan penyembahan (ubudiyyah). Banyak dari kaum Muslimin sedang bersedih hati atau menghadapi kesulitan ekonomi. Sebagian dari mereka kurang yakin akan luasnya rahmat Allah dan keutamaan-Nya. 

Maka, bagaimana cara kita menggapai keyakinan terhadap Allah Ta'ala untuk segala konteks kehidupan?

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rahimahullah- berkata:

وَأَمَّا كَيْفَ يَحْصُلُ الْيَقِينُ فَبِثَلَاثَةِ أَشْيَاءَ: أَحَدُهَا: تَدَبُّرُ الْقُرْآنِ. وَالثَّانِي: تَدَبُّرُ الْآيَاتِ الَّتِي يُحْدِثُهَا اللَّهُ فِي الْأَنْفُسِ وَالْآفَاقِ الَّتِي تُبَيِّنُ أَنَّهُ حَقٌّ. وَالثَّالِثُ: الْعَمَلُ بِمُوجِبِ الْعِلْمِ 

 

"Adapun cara mendapatkan keyakinan, ia ada 3 hal (cara):

[1] Merenungi al-Qur'an

[2] Merenungi tanda-tanda (kekuasaan) yang Allah Ta'ala adakan di jiwa-jiwa dan sudut-sudut yang menjelaskan bahwasanya Allah adalah al-Haq (Maha Benar). 

[3] Mengamalkan konsekuensi ilmu." [Majmu' al-Fatwa, 3/331]

 

Penjelasan dari kami:

[1] Merenungi al-Qur'an adalah sebab tertinggi seseorang mendapatkan hidayah, ketenangan dan keyakinan. Tentunya tadabbur (merenungi) al-Qur'an tidak sebatas membaca secara harfiyah, melainkan berusaha memahami makna, mendalami dan memikirkannya. Hal ini tidak bisa dicukupi dengan sekadar faham bahasa Arab secara kata atau kalimat, namun merujuk pada tafsir. Meskipun banyak ayat yang sangat mudah difahami, namun betapa banyak asrar (hal-hal tersembunyi) yang bisa kita gali lagi di kitab-kitab tafsir.

[2] Merenungi penciptaan alam semesta, global maupun detailnya, merupakan salah satu penunjang stabilitas hati, pemicu sensasi keyakinan akan Allah dan penambah iman. Sangat banyak ayat yang memotivasi hamba Allah untuk merenungi ayat kauniyyah untuk menggapai iman dan hikmah. 

[3] Mengamalkan ilmu adalah modal peneguhan iman. Betapa banyaknya hamba Allah kekurangan iman bahkan kehilangan akannya disebabkan enggannya beramal. Namun lihatlah, sekian banyak hamba Allah menjadi semakin yakin kepada-Nya setelah beramal saleh, seperti sedekah, shalat dan lainnya. 

Maka, dalam Islam tidak ada celah untuk berlarut dalam kesedihan dan kegamangan. Barangsiapa yang berusaha menerapkan 3 hal di atas saat dia kebingungan, maka badai ketidakpastian akan berganti dengan pelangi keyakinan. Dan hanya Allah-lah yang memberi taufiq kepada yang Dia kehendaki.

 

Ditulis oleh Ust Hasan al-Jaizy