ALLAH PENGASIH DAN PEMILIK SEMESTA ALAM

ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ  ٣ مَٰلِكِ يَوۡمِ ٱلدِّينِ  ٤

PENJELASAN KATA

[ٱلرَّحۡمَـٰنِ] : Yang Maha Pengasaih

[ٱلرَّحِيمِ] : Yang Maha Penyayang

[مَـٰلِكِ¹] : Al-Malik artinya Sang Pemilik Kerajaan yang bebas mengatur apa yang Dia Kehendaki.

[مَـٰلِكِ] : Al-Malik artinya Sang Penguasa, yang memerintah dan melarang, yang memberi dan menolak tanpa ada yang mampu mencegah dan melawan-Nya.

[يَوۡمِ ٱلدِّينِ] : Yaumid-diin artinya Hari pembalasan², yakni hari kiamat di mana Allah Ta’ala membalas setiap manusia atas apa yang dilakukannya.

TAFSIR

ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ  ٣ مَٰلِكِ يَوۡمِ ٱلدِّينِ  ٤

TAFSIR MUYASSAR:

﴿ ٱلرَّحۡمَـٰنِ  “Yang Maha Pengasih,” Yakni, Yang memiliki rahmat umum yang mencakup seluruh makhluk ﴿ ٱلرَّحِيمِ  “Yang Maha Penyayang” yakni, terhadap orang-orang Mukmin; dan keduanya merupakan dua nama Antara nama-nama Allah Ta’ala.

Dia-lah Allah semata Pemiliki (kekuasaan) pada Hari Kiamat, yaitu Hari Pembalasan atas amal perbuatan.

Dalam bacaan seorang Muslim ayat ini pada setiap rakaat dari shalat-shalatnya, terkandung peringatan baginya akan datangnya YauHari Akhir, juga terkandung motivasi baginya untuk mempersiapkan diri dengan amal shalih dan menjauhkan diri dari maksiat-maksiat dan keburukan-keburukan.

PELAJARAN

        1. Sesungguhnya Allah Ta’ala menyukai³ pujian, karena itu Dia memuji Diri-Nya sendiri dan menyuruh hamba-hamba-Nya untuk melakukannya.
        2. Bahwa pujian untuk sesuatu haruslah ada sebabnya. Jika tidak, maka pujian itu adalah palsu belaka. Allah Ta’ala ketika memuji Diri-Nya sendiri maka Dia menyebutkan penyebabnya, yaitu bahwa Dia adalah Tuhan semesta alam, Yang Maha Pengasih lagi Penyayang dan Yang Berkuasa atas hari pembalasan.

 

 

---------------------------------------

¹imam Hafash membaca (مَـالِكِ) dalam bentuk isim fai’il. Imam Nafi’ membaca dengan ((مَلِكِ tanpa alif. Kedua qira’at ini sama-sama bagian dari qira’at tujuh yang ada. Dan memang benar, Allah Ta’ala adalah Sang Raja (Malik) sekaligus Yang Maha Memiliki segalanya (Maalik)

²penafsiran Yaumid-din dengan hari pembalasan ini terdapat riwayat yang shahih dari para salaf di kalangan shabat Rasullah Shallahu Alaihi wa Sallam. Oleh karena hari hisab (perhitungan amal) berujung pada pembalasan, maka tepatlah kalau kata pembalasan dijadikan ungkapan Yaumid-din ini. Karena secara Bahasa dikatakan, () maksdunya, menghitung, (mengauditnya, mengevaluasi) dan membalasanya. Di dalam sebuah hadist disebutkan,

“Orang yang pintar (cerdas) adalah orang mengevaluasi dirinya (yakni menghisabnya) dan berusaha demi kehidupan sesuah mati. Sedangkan orang yang lemah (kecerdasanya) adalah orang yang menjadikan dirinya mengikuti hawa nafsunya dan ia berangan-angan atas Allah Ta’ala dengan angan-angan (yang melambung)” (Hadist Shahih, riwayat Ahmad, At Tirmidzi dan yang lain)

³”Tak seorang pun yang lebih menyukai pujian daripada Allah Ta’ala, sehingga Dia memuji Diri-Nya sendiri.” Riwayat Bukhari berbunyi, “Tak seorang pun yang paling pencemburu daripada Allah, karena itu Ia mengharamkan segala perbuatan keji baik yang nyata maupun yang tersembunyi. Dan tak ada sesuatu pun yang menyukai pujian daripada Allah, karena itu Dia memuji diri-Nya sendiri.” Dan Nabi Shallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Setiap kali Allah Ta’ala memberi kenikmatan kepada hambaNya, lalu ia berkata, ‘Alhamdulillah’ maka apa yang dia lakukan itu lebih utama daripada (nikmat).” (HR.Al-Baihaqi dari Anas dengan sanad yang hasan)

 

 

1. RESENSI TAFSIR MUYASSAR

Judul Asli Tafsir                          : At-Tafsir al-Muyassar

Judul Edsisi Terjemah               : TAFSIR MUYASSAR; Memahami al-Qur`an dengan Terjemahan dan penafsiran paling mudah

Penyusun                                     : Para Ahli Tafsir

(1). Dr. Hikmat Basyir.

(2). Dr. Hazim Haidar.

(3). Dr. Mushthafa Muslim.

(4). Dr. Abdul Aziz Isma’il.

 

Dikaji ulang oleh sejumlah ulama di bawah arahan:

 

Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh

 

Penerbit Edisi Terjemah          : DARUL HAQ – Jakarta

https://www.darulhaq.com/resensi-tafsir-muyassar/

 

2. RESENSI TAFSIR AL-AISAR

Judul Asli Tafsir                          : Aisar At-Tafsir

Judul Edsisi Terjemah                : Tafsir Al - Aisar

Penulis :

Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi

https://darus-sunnah.com/product/tafsir-al-quran-al-aisar